Skip to main content
kanker servik stadium 4, kanker servik stadium 4a, kanker servik stadium 4b, pengobatan kanker serviks stadium 4, ciri kanker serviks stadium 4, gejala kanker serviks stadium 4

Kanker Serviks Stadium 4 Masih Bisa Disembuhkan

Kanker Serviks Stadium 4 adalah fase tertinggi pada Kanker Serviks. Yaitu sudah memasuki tahap stadium lanjut dan beresiko tinggi pada kematian.

Salah satu sebab tingginya kematian pada kasus kanker serviks adalah terlambatnya proses pemeriksaan kanker. Pada umumnya, penderita yang sudah memasuki tahap ini akan melakukan kemoterapi.  Namun kemoterapi memiliki efek samping dalam prosesnya, yaitu penurunan performa tubuh.

Oleh karena itu sangat disarankan imbangi dengan konsumsi suplement atau herbal alami dalam proses Kemoterapi. Supaya penderita tidak mengalami penurunan performa tubuh yang signifikan.

“Salah satu sebab tingginya kematian pada kasus kanker serviks adalah terlambatnya proses pemeriksaan kanker.”

Di beberapa negara maju seperti Amerika, Inggris dan Eropa kanker serviks lebih cepat ditangani karena ditemukan dalam fase awal. Sementara di negara berkembang termasuk Indonesia pemeriksaan kanker serviks belum dipahami oleh masyarakat.

Fase Kanker Serviks Stadium 4

Pada fase Kanker Serviks Stadium 4 Sel kanker telah menyebar ke berbagai organ lain dalam tubuh, bahkan diluar bagian leher rahim.

Di stadium ini pun Kanker Serviks di bagi dalam 2 kategori yaitu:

  1. Kanker Serviks Stadium 4A, dimana Sel Kanker sudah menyebar ke bagian kandung kemih hingga rektum.
  2. Kanker Serviks Stadium 4B, dimana Sel Kanker sudah menyebar ke organ lain. Misalnya paru-paru.

Gejala Kanker Serviks Stadium 4

Seperti anda ketahui sebelumnya, bahwa wanita seringkali tidak sadar bahwa dirinya telah menderita kanker serviks. Karena memang kanker serviks hampir tidak mempunyai gejala khusus. Hingga akhirnya baru diketahui setelah memasuki Kanker Serviks Stadium 4 atau Stadium Akhir.

Untuk menambah kewaspadaan anda, dibawah ini ada beberapa gejala yang umumnya terjadi pada penderita kanker serviks stadium 4 :

  1. Terjadinya pendarahan hebat meskipun tidak pada masa menstruasi dan menjelang atau sesudah masuk tahap menopouse.
  2. Rasa sakit pada tulang, otot dan panggul bagian bawah
  3. Sakit berlebihan pada saatbuang air kecil maupun buang air besar bahkan disertai pendarahan.
  4. Gangguan nafsu makan, lalah dan badan menjadi lemah.
  5. Mengalami penurunan berat badan yang drastis dalam waktu cepat.
  6. Kanker bisa menyebar ke bagian otot, sehingga seluruh badan akan terasa sakit.

Tetap wasapada bagaimanapun yang terjadi. Tetap berpikir positif, kurangi tingkat stress. Karena dengan “positif mind” akan sangat membantu proses penyembuhan Kanker Serviks Stadium 4. Jika Hal ini terjadi pada keluarga atau kerabat dekat, dukung dengan sepenuh hati perjuangan mereka.

“Karena dengan “positif mind” akan sangat membantu proses penyembuhan Kanker Serviks Stadium 4.”

Komplikasi Pada Kanker Serviks Stadium 4

Pada Kanker Serviks Stadium 4. Pemeriksaan kanker serviks juga mencakup pemeriksaan yang lebih luas, seperti biopsi, pemeriksaan panggu, tes darah, dll.

Pada Kanker Serviks Stadium 4. Banyak ditemukan komplikasi dan munculnya beberapa jenis penyakit lainnya, jenis komplikasi yang paling sering ditemukan adalah:

Gagal Ginjal.

Pertumbuhan kanker yang menekan saluran ureter membuat ginjal tidak berfungsi secara baik.

Gejala yang dapat ditemukan pada komplikasi ini adalah penderita akan merasa lelah, sakit pada bagian panggul bawah. Dan juga pendarahan dalam urine serta pembengkakan pada kaki dan tangan.

Penggumpalan Darah.

Biasanya disebabkan oleh pertumbuhan kanker yang menekan pembuluh darah bagian panggul. Sehingga darah tidak dapat mengalir dengan lancar.

Gejala komplikasi ini adalah adanya pembengkakan pada kaki, bercak merah di kulit. Selain itu juga kulit pada area penggumpalan darah terasa panas.

Pendarahan yang sangat hebat.

Biasanya disebabkan karena munculnya kanker yang menyerang vagina bagian dalam, kandung kemih dan usus. Pendarahan yang terjadi biasanya lewat vagina maupun dubur.