Skip to main content
Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Ketahui Gejala dan Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Kanker Serviks yang banyak menyerang kaum wanita terjadi di bagian yang paling intim. Karena korbanya adalah wanita, tentu saja Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan sangatlah ada.

Penyakit ini termasuk dalam penyakit berbahaya yang dinobatkan sebagai pembunuh nomor satu. Yang menyebabkan kematian bagi para penderitanya jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat.

Banyak yang bertanya apakah penderita Kanker Serviks memiliki kesempatan untuk bisa hamil?

Atau apakah wanita yang sedang hamil bisa mengalami kanker serviks?

Lantas, jika kanker ini menyerang wanita hamil. Apa pengaruhnya terhadap bayi yang sedang dalam kandungan dan seperti apakah gejala kanker serviks pada wanita hamil?

Gejala dan Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Sebenarnya gejala dan Pengaruh kanker serviks Pada Kehamilan wanita hampir sama dengan gejala yang dikeluhkan pada wanita yang tidak hamil.

Pengaruh yang akan terjadi karena kanker serviks terhadap kehamilan, juga janin yang ada di dalam kandungan :

  • Saat Kanker Serviks menyerang wanita hamil. Maka bahayanya akan berpengaruh buruk terhadap perkembangan janin yang ada di dalam kandungan.
  • Bila kanker serviks terjadi pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Maka wajib untuk dilakukan pengagngkatan janin atau bayi. Karena bila hal ini tidak dilakukan dikhawatirkan bayi yang ada di dalam kandungan bisa terserang virus atau sel-sel kanker.
  • Jika sel-sel kanker telah terdeteksi sejak trisemester pertama kehamilan. Maka ibu hamil diharuskan mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
  • Resiko terburuk dari wanita hamil yang terserang kanker serviks adalah dilakukannya pengangkatan janin yang ada dalam kandungan.
  • Bisa terjadi hambatan perkembangan janin. Hal itu mengakibatkan perkembangan organ janin dalam kandungan tidak dapat berkembang dengan normal karena adanya neoplasma.
  • Bisa terjadi kematian pada janin atau bayi di dalam kandungan.
  • Ketika proses persalinan. Maka proses tersebut tidak akan bisa berjalan normal. Karena adanya gangguan hambatan pada yang di akibatkan jaringan kanker pada jalan lahir.
  • Resiko lain yang terjadi adalah setelah proses melahirkan dan mengalami nifas, biasanya akan lebih mudah terserang infeksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *